Home Berita Lan-lain Hindari Konvoi, Siswa SMKN 3 Pamekasan Bagi-bagi Ribuan Nasi Bungkus

Hindari Konvoi, Siswa SMKN 3 Pamekasan Bagi-bagi Ribuan Nasi Bungkus

Pamekasan - Pemandangan tak lazim di halaman sekolah SMKN 3 Pamekasan. Sebanyak 312 siswa kelas 3 yang sedang menunggu pengumuman kelulusan, tampak mengenakan seragam olahraga. Mereka tampak menenteng 2 sampai 5 bungkus nasi untuk dibagikan kepada para abang becak dan sopir taksi.

Salah seorang siswa klas 3 itu bernama Novita Wulandari, siswa jurusan Teknologi Informatika (TI).
"Saya membawa tiga bungkus nasi dan teman saya ini malah membawa empat bungkus nasi. Semuanya akan dibagikan kepada para abang becak dan sopir taksi," papar Novita yang ditemui di depan sekolahnya, Sabtu (26/5/2012).

Novita yang mengaku optimistis lulus UN (Ujian Nasional) tahun ini menyatakan, aksi sosial dengan membagi-bagikan nasi bungkus kepada para abang becak dan sopir taksi itu dibagi di 3 titik.

Titik pertama sebagai pusat pembagian nasi bungkus terdapat di pertigaan Jalan Diponegoro-Jalan Kabupaten. Sedangkan titik yang lain di perempatan Pegadaian-Bank Mandiri, dan di kawasan sub terminal di Jalan Pintu Gerbang.

"Saya senang ada acara pembagian nasi bungkus ini. Selain membagi perasaan bahagia kepada para abang becak, juga bisa menghindari aksi konvoi dan aksi corat-coret seperti kelulusan pada tahun-tahunsebelumnya," papar Novita.

Secara terpisah, Kepala Sekolah SMKN 3 Pamekasan Tarmuji, mengatakan, aksi sosial dengan membagi nasi bungkus itu telah disepakati bersama dengan anggota Komite Sekolah. Komite sekolah setuju jika setiap siswa diwajibkan membawa nasi bungkus minimal 2 bungkus dan maksimal 5 bungkus untuk dibagi kepada ribuan abang becak persis hari pengumuman kelulusan.

"Makanya, hari Sabtu ini, saya beserta seluruh staf guru mengawal seluruh siswa klas 3 yang menggelar aksi sosial pembagian nasi bungkus ini," jelas Tarmuji, sembari menambahkan jika pengumuman kelulusan siswanya akan diumumkan sore nanti.

"Pengumuman kelulusan disepakati sore, untuk hindarkan aksi konvoi siswa," pungkasnya.

Note :
- Salah satu cara yang layak untuk ditiru dalam hal menanggulangi masalah konvoi kelulusan dan corat-coret seragam secara masal.
- Apakah anda punya solusi lain ? Perlu dicoba...........(untuk keperluan dan ketertiban kita bersama)





 

 
Cari Artikel